Latest News

Tuesday, October 16, 2018

BAKARLAH..., NANTI KUPADAMKAN...



🔥 BAKARLAH..., NANTI KUPADAMKAN...

Seorang gadis cantik sedang berjalan seorang diri, tiba-tiba disergap sejumlah pemuda brandalan bau alkohol...
Tasnya direbut,
dompetnya diambil,
perhiasannya dipreteli, 
dan 
rame-rame mau perkosa...

Tapi pucuk dicinta ulam pun tiba, tidak tahu darimana asal-usulnya, mendadak datang seorang pemuda "ksatria,"
menghajar para pemuda-pemuda brandalan itu, sampai babak belur dan lari terkencing-kencing...

Lalu pemuda "ksatria" itu, dengan penuh simpatik menghampiri gadis cantik, yang telah kusut-masai, lalu memberinya minum, menghiburnya dan mendampinginya, sampai keadaan menjadi normal kembali...
(Istilahnya dalam politik, menjadi aman terkendali..!!)
Tentu saja gadis cantik, yang semula nyaris kehilangan asa itu, akan bersujud syukur penuh terima kasih, dan menganggap pemuda itu adalah pahlawan bagi dirinya dan 
(ehem-ehem) 
layak menjadi pendamping hidupnya....
Gadis cantik itu sama sekali tidak menyangka kalau kejadian itu sebenarnya settingan, sudah diatur sedemikian rupa, dan yang mengatur itu adalah ksatria palsu itu sendiri...

Rakyat netizen yang saya hormati...

Skenario mirip film, zaman Rhoma Irama  inilah, yang sekarang tenar kembali, setelah diangkat menjadi :
"teknik resmi" kampanye presiden di Amerika Serikat.

Teknik canggih namun penuh rekayasa, hoax, fitnah dan tipu daya ini disebut : Teknik "Firehose at Falsehood." 
atau 
mudahnya diartikan teknik :  "Memadamkan api saat kebakaran..."

Teknik yang dikembangkan, oleh konsultan politik bayaran, bernama Rob Allyn asal AS ini, konon...terbukti mampu mengantarkan George Bush dan Donald Trump, menjadi orang nomor satu di AS. Sementara Vincente Fox menjadi orang nomor satu di Meksiko, menyingkirkan partai pesaing, yang telah bercokol selama 71 tahun...!!

Akhir-akhir ini santer kabar, bahwa bule kelahiran :
18 Okotober 1959. 
(yang dikenal jago rekayasa dan memutar-balikan fakta ini) juga masuk ke Indonesia, membantu :
Bapak Prabowo Subianto, 
sejak tahun 2000 untuk memenangi Pilpres...

Tentu tehnik-tehnik, yang dibawa juga, tidak jauh-jauh berbeda, dengan yang telah saya ilustrasikan di atas...

Intinya...Indonesia (yang aslinya memang sudah agak ruwet) seolah-olah dibikin ruwet, seruwet-ruwetnya, syukur-syukur sampai "terbakar," 
lalu mereka rame-rame, bak pahlawan memadamkannya...😭

Maka jangan heran, ada orang yang terus berteriak-teriak :
- Indonesia akan bubar, 
- akan bangkrut,
- ekonomi dikuasai asing, 
- banjir TKA China,
- rakyat tidak bisa makan, 
- BUMN dijual semua,
- kekayaan alam dikuasai asing, 
- utang mencekik,
- listrik naik, 
- gas naik, 
- BBM naik, 
- biaya kesehatan naik, 
- tempe setipis kartu ATM dsb dsb dsb...
pokoknya issue apa saja, yang bisa membuat Indonesia "terbakar" segera.

(Ini kayak pemuda brandalan, yang sengaja diutus, untuk mengganggu gadis tadi...!! 
Brandalannya perlu dibuat serem, mata pece sebelah, penuh tato, bekas sayatan, bau alkohol dll...)

Padahal berita-berita, yang lebih valid dari dalam maupun luar negeri, justru melaporkan keadaan yang sebaliknya...!!

Bandingkan dengan, kasus saat :
Basuki Tjahaya Purnama.
memimpin Jakarta dulu.  
Jakarta saat itu terus digoyang berbagai issue : 
- dari issue SARA,
- sampai mayat tidak disholatkan,  
- hingga muncul demo berjilid-jilid, yang membuat rakyat Jakarta, mengalami keletihan, seletih-letihnya...
(Dan ini memang yang diharapkan...!!)

Lalu setelah Jakarta "terbakar" dengan aneka issue rekayasa, terutama issue penistaan agama, 
sampai Ahok terjungkal, 
lalu mereka rame-rame, turun gunung memadamkan api, menciptakan kesan seolah-olah di bawah Anies Baswedan semua aman terkendali...

"Ya...kan...? apa kubilang, zaman dipimpin Ahok, Jakarta ribuutt  melulu, kapan kita bisa kerja, tapi sekarang setelah dipimpin Anies, alhamdulillah damaai dan tenaang..." 
Hahaha....persis cara kerja pak petugas pemadam kebakaran, hanya saja yang membuat kebakaran, di sana-sini bukan siapa-siapa, tetapi mereka-mereka sendiri...

Teknik :
_"firehose at falsehood"
sangat membutuhkan kebohongan, 
yang seedan-edannya---seperti yang dilakukan, Ratna Sarumpaet dan sutradaranya, tidak peduli saat Indonesia sedang menghadapi musibah memilukan---karena dengan kebohongan yang super edan seperti itu, agendanya, agar Indonesia cepat "terbakar." 

Lebih mudah diraih, dalam tempo sesingkat-singkatnya, demi efisiensi biaya...

Dan mereka bisa segera tampil, sebagai pemadam kebakaran (palsu)...

Kayak pemuda gombal tadi, yang berlagak kesatria menolong gadis lugu, padahal aslinya pemuda ndeso plonga-plongo...hahaha..!!😜
Tapi  Tuhan maha tahu. 
Akan ada jalan, buat yang benar untuk menang. 
Begitu kata Eric Tohir, bos besar kampanye pemenangan JKW-Ma’ruf Amin. 

In syaa Allah...Yang di atas tidak akan rela bangsa ini di porak-poranda, hanya karena gara-gara kampanye gila, model Rob Allyn...

Figur Jokowi sebagai pemimpin yang tidak mudah "terbakar" oleh fitnah dan hoax jenis apapun, bagai tembok besar China yang melindungi bangsa ini, dari kampanye kotor model Rob Allyn...

Rakyat netizen yang saya hormati...
Jangan pernah beri kesempatan, mereka :
"membakar" Indonesia," 
dan 
menjadi pemadam kebakaran gadungan...!!

Jakarta sudah cukup menjadi, experimen raksasa bagi kita semua, untuk lebih cerdas melihat masa depan Indonesia...🇮🇩

Diam adalah selemah-lemahnya iman...!!
Salam seperjuangan...
Merdeka...!! 🇮🇩 - ☝🏼 - 🇮🇩

No comments:

Post a Comment

Tags